Monday, September 11, 2017

JAKARTA

Ibu kota kelahiranku. Dan ibu kota kelahiran ibuku.
Kangen jakarta zaman dahulu sebelum pertumbuhan penduduk membludak seperti sekarang.
Sewaktu hari sabtu kemarin, naik kereta menuju stasiun cawang, penuh sesak. Memang tidak separah hari kerja, tapi hari sabtu itu bener-bener padat yg menaiki transportasi murah ini.
"Keretanya padet bgt"
"Gilaaa jakarta sumpek sekarang"
Itu isi chat WhatsApp yg ku kirim ke teman.

Dahulu kalau naik kereta menuju kawasan jakarta, apalagi tanah abang di hari libur sabtu/minggu jumlah penumpang kereta tidak sebanyak sekarang. Gue akuin memang transportasi kereta sekarang lebih baik, kereta full AC, ga ada lagi kereta api langsam yg ekonomi dengan AC angin. Bahkan semua stasiun kereta fasilitasnya diperbaiki, dicat ulang, banyak satpam yang berjaga baik di stasiun maupun digerbong kereta. Dahulu? Mana ada fasilitas dan pengawasan ketat seperti sekarang.

Kemudian pada hari sabtu itu, setelah naik kereta api dilanjutkan dengan kendaraan dengan tekhnologi modern yaitu ojek online. Sepanjang jalan kuningan, macet coy!
Padahal bukan hari kerja, tapi kenapa sekarang jakarta jadi padet gini.
"Bang jakarta macet ya kalo hari sabtu?"
"Iya neh waaah parah macetnya"
"Mungkin karena penduduk jakarta udah membludak dan banyak masyarakat dari daerah pinggiran jakarta yang berkomutasi ke jakarta"
"eh kayaknya karena ga ada yg ngatur lalu lintasnya neng"
dalam hati gue.. "lalu lintas ga usah diatur lagi pakai tenaga polisi bang. Lampu lalu lintas, jembatan penyebrangan disediakan untuk mempermudah dan mempercepat  jadi ga usah pakai tenaga manusia lagi. Ah pasti abangnya bukan orang asli penduduk jakarta, jadi ga mau membenarkan pendapat gue tentang  membludaknya orang dari daerah lain yang ke jakarta."

Mau bukti kenapa gue berpendapat seperti itu?
Kasih contoh ni
Temen kuliah gue banyak yang orang asli sunda, sumatra, jawa yang menginginkan kerja dijakarta. Mereka rela ngekost padahal harga kostan jatabek (jakarta tangerang bekasi) mahal apalagi di daerah jakarta.
Liat deh kalo lagi libur lebaran, jakarta sepi coyyy. Dari pagi sampai malem mobil bisa nge-gas dengan kecepatan 80 km/jam (tapi kalo ada lampu merah tetep berhenti yak!)

Intinya gue nulis ini yaitu buat kalian yang ngerasa ga suka daerah kalian saat libur sekolah atau weekend terjadi macet yang dikarenakan oleh kendaraan plat B, tolong banget kalian mikir emang jakarta macet setiap hari kecuali lebaran itu gara-gara siapa?
Kalian yang bukan asli masyarakat betawi, ga punya rumah dijakarta, ga punya turunan keluarga yang tinggal dijakarta mending tutup mulut ga usah ngomel kalau daerah kalian macet. Lah jakarta macet dan sumpek itu karena kalian yang tinggal didaerah luar jakarta berbondong-bondong bikin pengap jakarta.  Belum kalau kalian berkontribusi bikin jakarta banjir dengan buang sampah sembarangan misalnya.
Gue pernah denger temen gue yang orang bandung ngeluh karena hari weekend, bandung macet dengan plat B yang banyak berlibur menepi ke kota bandung.
Terus orang jakarta ga boleh liburan ke bandung?
Kalau gitu kenapa kalian yang orang bandung, masih ada aja yang ingin kerja di jakarta.
(Ya gue paham, kalian ingin kerja di jakarta karena kawasan CBD  dan perputaran uang tertinggi berada di jakarta.)

Banyak yang rela migrasi ke jakarta, karena sekarang transportasi dijakarta mudah. Ada kereta, kendaraan online, busway dan lain-lain. Sebenernya kemudahan transportasi yang diberikan pemerintah memberikan dampak buruk juga dalam hal pertumbuhan penduduk di daerah jabodetabek. Sebenernya pula masih banyak lagi faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk di jakarta meningkat seperti orang dari negara luar Indonesia yang ingin tinggal di jakarta karena udah ga bisa hidup di negara sendiri HAHA
Jakarta adalah kota yang tidak pernah tertidur, tapi akankah suatu hari nanti kamu akan berkebalikan. Tertidur sampai tidak pernah terbangun dan menjadi kota mati
Apakah orang-orang yang hanya ingin memuaskan keinginannya untuk bisa tinggal dijakarta benar-benar peduli terhadapmu wahai ibu kota Indonesia.



Source : https://www.tolet.com.ng/blog/12-reasons-why-lagos-is-a-fantastic-place-to-live/

No comments: