"Kamu beli materai buat apa?"
"Nikah" (maksudnya administrasi pernikahan)
"Cieeilah beneran nih. kamu jadian sama si ......
"Engga haha" (dalam hati orgnya udah resign masih aja disebut moga kupingnya ga pengang di omongin)
"Terus kamu udah punya pacar?"
"Beloom"
"Mau aku kenalin sama orang ga?"
" haha panjang ya obrolannya padahal aku beli materai doang" (dalam hati 'sama siapa mba? Juniornya aja lah dibuat peka itu btw orangnya lagi ga ada di bangkunya. Padahal kalo lagi ga ada temen temennya disitu, gue pengen bisikin ke seniornya)
Mungkin bener kata seseorang sebaiknya kamu bisa mendengar sajak ini. Hati yang berkali kali denial tapi ujungnya harus terima kenyataan.
Salah satu bait sajak dari akun suara cerita
Biarlah semua aku simpan rapi. Agar aku bisa menjadi temanmu saat ini. Dan kau bisa menghadapi hidupmu tanpa perlu memikirkan bagaimana perasaanku. Kita tetap bisa saling bercerita sepanjang kita mau tanpa kau merasa ragu. Kita tetap bisa bermain bersama dengan teman yang lain dalam satu meja, tertawa bersama, tanpa rasa canggung.
Biarlah semua seperti ini. Keadaan ini aku pertahankan bukan karena aku takut memulai. Aku justru takut merusak suasana di waktu yang tidak tepat. Tidak semua perasaan harus dikatakan saat itu juga bukan?
Aku akan menunggu.
🙃
No comments:
Post a Comment